Geudaereul barabol ttaemyeon
modeun ge meomchujyo
eonjebuteonji nado moreugeyeossjyo
eoneu nal kkumcheoreom geudae dagawa
nae mameul heundeuljyo
unmyeongiran geol naneun neukkyeossjyo
I Love You
deutgo issnayo
Only You
nuneul gama bwayo
barame heutnallyeo on geudae sarang
whenever wherever you are
whenever wherever you are
oh oh oh love love love
eojjeoda naega neol saranghaesseulkka
mireonaeryeo haedo
nae gaseumi neol arabwasseulkka
I Love You
deutgo issnayo
Only You
nuneul gama bwayo
modeun ge byeonhaedo byeonhaji anha
neon naui nan neoui sarang
geudae jogeum doraondaedo
dasi nareul seuchyeo jinadeorado
gwaenchanhayo geudael wihae
naega yeogi isseulge
I Love You
ijji marayo
Only You
nae nunmurui gobaek
barame heutnallyeo on geudae sarang
whenever wherever you are
whenever wherever you are
Demarieleven
Sabtu, 01 Oktober 2016
Rabu, 24 Agustus 2016
Paper Manajemen Operasional Usaha "Caffe Linelean"
I.
PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG
Peluang usaha dapat ditemukan kapanpun dan dimanapun, mungkin ungkapan
tersebut dapat menggambarkan munculnya peluang bisnis dalam bidang makanan. Karena peluang bisnis makanan akan selalu ada,
selama manusia masih membutuhkan makan sebagai kebutuhan pokok mereka. Bisa dikatakan peluang bisnis makanan masih sangat tebuka lebar, minat
pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk
memulai usaha dibidang tersebut. Disamping
itu, bisnis makanan juga merupakan contoh peluang bisnis yang fleksibel. Karena bisnis tersebut dapat
menyesuaikan besarnya modal yang kita
miliki. Misalnya jika kita memiliki modal kecil, kita bisa
mencoba bisnis makanan dari rumah dan menitipkan produk makanan di kantin
sekolah ataupun warung-warung di lingkungan sekitar. Namun jika kita memiliki modal cukup besar, kita dapat
mencoba untuk membuka restoran.
Usaha
dalam bidang makanan
dapat dijalankan dimana saja, dan oleh siapa saja. Banyak sekali keuntungan
dari memiliki usaha ini.
Antara lain adalah keuntungan bagi seseorang yang ingin menambah uang saku bagi
pelajar, dapat membantu ekonomi keluarga untuk ibu rumah tangga, untuk
sampingan, dan lain sebagainya. Seperti yang dapat dilihat, usaha kecil-kecilan
ini dapat dijalankan oleh siapa pun. Baik oleh golongan remaja, maupun ibu
rumah tangga. Oleh sebab itu munculah usaha “Caffe
Linelean” kecil-kecilan ini karena faktor dari hobi memasak dan juga karena
lokasi yang berada didaerah penghasil sayuran, sehingga bisa memanfaatkan hasil
olahan tanah masyarakat dengan biaya yang lebih murah.
II.
KONSEP BISNIS
1.1.
IDENTIFIKASI USAHA
Nama Usaha : Caffe
Linelean
Lokasi : Linelean,
Manado Sulawesi Utara
Jenis Usaha : Usaha
kecil menengah
Status :
Permulaan
1.2.
JENIS USAHA
Usaha ini bergerak dalam bidang
kuliner yang memanfaatkan halaman rumah yang luas sebagai tempat usaha sehingga
tidak perlu mengeluarkan biaya untuk penyewaan tempat. Menu yang disediakan
juga menarik dan beragam, mulai dari makanan ringan seperti cemilan-cemilan
sampai makanan berat dan berbagai minuman lainnya. Dan juga mempunyai ciri khas
dalam setiap penyajian menu.
2.3
TUJUAN
Tujuan usaha ini yaitu:
1.
Mencari keuntungan
2.
Menyalurkan hobi dalam memasak
3.
Menarik minat konsumen untuk merasakan makanan kami
4.
Mencapai target penjualan
5.
Melatih
dan mengembangkan keterampilan berbisnis dan disiplin ilmu ekonomi sejak dini
6.
Membuat usaha supaya bisa dikenal banyak
orang
2.4
KEUNGGULAN PRODUK
Keunggulan dari produk ini yaitu:
1.
Memiliki berbagai macam-macam menu
2.
Memiliki berbagai macam-macam rasa
3.
Bahan produk yg higienis karna langsung dari perkebunan
4.
Cara penyajian yang unik.
2.5
PROSES OPERASIONAL
Aktivitas
yang dilakukan meliputi proses mencari sayuran serta bahan makanan dan minuman
lainnya, proses memasak, dan proses penyajian.
Sayur
didapat dari petani yang menanam tanamannya secara alami, sehingga lebih segar dan
pengeluaran biaya untuk bahan baku sayur-sayuran tidak memakan biaya yang
besar. Kemudian untuk bahan makanan selain sayuran didapat melalui pasar
terdekat sehingga mengurangi pengeluaran biaya untuk biaya transportasi.
III.
ANALISA LINGKUNGAN
3.1
ANALISA 4P
1.
Produk (Product)
Makanan yang disediakan mulai dari cemilan seperti batagor, pisang keju sampai dengan makanan berat
seperti Pizza, mie pangsit dan bubur manado.
Minuman dan makanan penutup yang
disediakan yaitu beragam
jus buah dan ice cream. Produk juga dapat dipesan untuk
dimakan di tempat ataupun di bawa pulang.
2.
Harga (Price)
Harga yang ditawarkan sangat
terjangkau, tentunya disesuaikan dengan bahan dan biaya variabelnya. Tetapi
walaupun dijual dengan harga yang murah, kualitas makanan tetap diutamakan baik
dari segi bahan baku, rasa, serta cara penyajian, sehingga konsumen tidak
kecewa dan tetap bisa merasa puas. Juga dalam satu menu ada yang mempunyai 2
(dua) pilihan harga, sehingga membuat konsumen bisa mencoba berbagai macam menu
dengan harga yang sangat terjangkau.
Berikut harga
dari setiap menu yang ada:
|
NO
|
DAFTAR MENU
|
HARGA
|
|
|
SMALL
|
LARGE
|
||
|
1
|
PISANG KEJU
|
RP. 5.000
|
RP.10.000
|
|
2
|
BATAGOR
|
RP. 5.000
|
RP.10.000
|
|
3
|
PIZZA
|
-
|
RP. 15.000
|
|
4
|
MIE PANGSIT
|
-
|
RP. 7.000
|
|
5
|
BUBUR MANADO
|
-
|
RP. 6.000
|
|
6
|
JUS BUAH NAGA
|
-
|
RP. 15.000
|
|
7
|
JUS TOMAT
|
-
|
RP. 8.000
|
|
8
|
JUS WORTEL
|
-
|
RP. 8.000
|
|
9
|
ICE CREAM
|
RP. 5.000
|
RP.10.000
|
3.
Tempat (Place)
Lokasi usaha “Caffe Linelean”
ini sendiri berlokasi di Jl. Linelean, Manado, Sulawesi Utara. Lokasi cukup
strategis untuk membuat usaha “Caffe Linelean” ini cepat untuk dikenal oleh
calon pelanggan, walaupun letaknya tidak berada dijalan uatama tetapi karena
berada ditengah-tengah komplek, sehingga mudah untuk dijangkau oleh para
konsumen.
4.
Promosi (Promotion)
Dalam melakukan promosi kami menggunakan promosi secara online supaya orang-orang mengetahui dan
menyadari adanya keberadaan usaha ini yaitu dengan memakai social media seperti facebook,
instagram sebagai alat untuk melakukan promosi karena hanya bermodalkan
smartphone dan kuota internet.
3.2
SEGMENTASI PASAR
Segmen yang dijangkau dilihat 2 (faktor) berikut:
a)
Demografi
Berdasarkan demografi “Caffe Linelean”
menyasar segmen kalangan anak sekolah, dan masyarakat disekitar.
b) Segmentasi
Psikografis, “Caffe Linelean”
menyasar kelas sosial bawah, menengah dan atas.
3.3
STRATEGI PEMASARAN
Agar supaya
produk yang dijual bisa cepat dikenal oleh orang-orang, dan agar konsumen
tertarik untuk datang maka perlu dilakukan strategi dalam memasarkan produk. Berikut
merupakan strategi pemasaran yang dilakukan oleh “Caffe Linelean”:
·
Menerapkan strategi pemasaran dari mulut ke mulut.
Salah satu
strategi pemasaran yang paling ampuh untuk meyakinkan customer adalah dari
mulut ke mulut. Karena ketika
kita mampu memberikan yang
terbaik pada customer, maka satu customer akan menjadi loyal dan
menyebarkan berita bagus tentang produk kita
kepada customer-customer lain disekitarnya. Selain
hal tersebut, gaya pemasaran ini juga tidak membutuhkan
budget yang besar. Karena sifatnya yang lisan.
·
Secara Online
Meski masih tergolong bisnis kecil dan dilakukan di rumah,
tidak menutup kemungkinan untuk melakukan promosi secara online di social media seperti
(facebook, twiter,
instagram, path
dan blog) Karena promosi secara online
sangat penting dalam era teknologi modern saat ini. Dan karena informasi lebih cepat tersebar. Juga karena
sebagian besar orang-orang sudah memakai smartphone sehingga orang-orang dari
luar bisa jadi tertarik untuk datang dan mecoba karena melihat gambar atau menu
yang ada.
IV.
ANALISA SWOT
Setiap kegiatan
untuk memulai usaha, harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT:
1.
Strength (kekuatan)
Kekuatan dari produk ini ialah :
a.
Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat
b.
Variasi menu makanan
yang variatif untuk menarik konsumen
c.
Bahan produk yang terjamin dan higienis.
d.
Cara penyajiannya yang unik
e.
Harga yang terjangkau
f.
Pelayanan yang ramah,
hal ini dapat meningkatkan keloyalan konsumen dan sebagai media promosi karena
promosi yang paling baik adalah melalui mulut ke mulut, jika pelanggan puas
dengan produk yang ditawarkan ditambah dengan pelayanan yang memuaskan maka
cenderung untuk mengajak relasi lainnya.
2.
Weakness (kelemahan)
Kelemahan dari produk ini ialah :
a.
Mudah ditiru
3.
Opportunity (peluang)
Peluangnya ialah:
a.
Tempat strategis
b.
Tempat yang nyaman
c.
Usaha ini masih primadona karna baru pertama ada didaerah
tersebut.
4.
Threath (ancaman)
a.
Munculnya kompetitor
baru di bidang usaha yang sama karena usaha ini merupakan usaha baru dan
relatif mudah untuk ditiru
V.
KESIMPULAN
“Caffe Linelean” ini memang merupakan usaha rumahan yang baru mulai
dirintis, Usaha ini bisa terus berjalan sampai saat ini ternyata tidak hanya
sekedar berjalan mengikuti arus tetapi banyak hal yang harus dilakukan agar
supaya usaha ini bisa tetap berjalan, maka owner
(pemilik) usaha memperhatikan berbagai hal seperti, bagaimana menciptakan
produk yang bisa unggul ditengah masyarakat, memperhatikan proses operasional,
menganalisa 4P (product, price, place,
promotion), melakukan segmentasi pasar,
menganalisa SWOT, dan yang terakhir yaitu bagaimana melakukan strategi
pemasaran.
Langganan:
Komentar (Atom)