Demarieleven

Rabu, 24 Agustus 2016

Paper Manajemen Operasional Usaha "Caffe Linelean"

I.              PENDAHULUAN
1.1         LATAR BELAKANG
Peluang usaha dapat ditemukan kapanpun dan dimanapun, mungkin ungkapan tersebut dapat menggambarkan munculnya peluang bisnis dalam bidang makanan. Karena peluang bisnis makanan akan selalu ada, selama manusia masih membutuhkan makan sebagai kebutuhan pokok mereka. Bisa dikatakan peluang bisnis makanan masih sangat tebuka lebar, minat pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk memulai usaha dibidang tersebut. Disamping itu, bisnis makanan juga merupakan contoh peluang bisnis yang fleksibel. Karena bisnis tersebut dapat menyesuaikan besarnya modal yang kita miliki. Misalnya jika kita memiliki modal kecil, kita bisa mencoba bisnis makanan dari rumah dan menitipkan produk makanan di kantin sekolah ataupun warung-warung di lingkungan sekitar. Namun jika kita memiliki modal cukup besar, kita dapat mencoba untuk membuka restoran.

Usaha dalam bidang makanan dapat dijalankan dimana saja, dan oleh siapa saja. Banyak sekali keuntungan dari memiliki usaha ini. Antara lain adalah keuntungan bagi seseorang yang ingin menambah uang saku bagi pelajar, dapat membantu ekonomi keluarga untuk ibu rumah tangga, untuk sampingan, dan lain sebagainya. Seperti yang dapat dilihat, usaha kecil-kecilan ini dapat dijalankan oleh siapa pun. Baik oleh golongan remaja, maupun ibu rumah tangga. Oleh sebab itu munculah usaha “Caffe Linelean” kecil-kecilan ini karena faktor dari hobi memasak dan juga karena lokasi yang berada didaerah penghasil sayuran, sehingga bisa memanfaatkan hasil olahan tanah masyarakat dengan biaya yang lebih murah.

II.           KONSEP BISNIS
1.1.       IDENTIFIKASI USAHA
Nama Usaha                : Caffe Linelean
Lokasi                         : Linelean, Manado Sulawesi Utara
Jenis Usaha                 : Usaha kecil menengah
Status                          : Permulaan


1.2.        JENIS USAHA
Usaha ini bergerak dalam bidang kuliner yang memanfaatkan halaman rumah yang luas sebagai tempat usaha sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk penyewaan tempat. Menu yang disediakan juga menarik dan beragam, mulai dari makanan ringan seperti cemilan-cemilan sampai makanan berat dan berbagai minuman lainnya. Dan juga mempunyai ciri khas dalam setiap penyajian menu.

2.3              TUJUAN
Tujuan usaha ini yaitu:
1.        Mencari keuntungan
2.        Menyalurkan hobi dalam memasak
3.        Menarik minat konsumen untuk merasakan makanan kami
4.        Mencapai target penjualan
5.        Melatih dan mengembangkan keterampilan berbisnis dan disiplin ilmu ekonomi sejak dini
6.        Membuat usaha supaya bisa dikenal banyak orang

2.4         KEUNGGULAN PRODUK
Keunggulan dari produk ini yaitu:
1.        Memiliki berbagai macam-macam menu
2.        Memiliki berbagai macam-macam rasa
3.        Bahan produk yg higienis karna langsung dari perkebunan
4.        Cara penyajian yang unik.

2.5         PROSES OPERASIONAL
       Aktivitas yang dilakukan meliputi proses mencari sayuran serta bahan makanan dan minuman lainnya, proses memasak, dan proses penyajian.
       Sayur didapat dari petani yang menanam tanamannya secara alami, sehingga lebih segar dan pengeluaran biaya untuk bahan baku sayur-sayuran tidak memakan biaya yang besar. Kemudian untuk bahan makanan selain sayuran didapat melalui pasar terdekat sehingga mengurangi pengeluaran biaya untuk biaya transportasi.

III.        ANALISA LINGKUNGAN
3.1         ANALISA 4P
1.        Produk (Product)
Makanan yang disediakan mulai dari cemilan seperti batagor, pisang keju sampai dengan makanan berat seperti Pizza, mie pangsit dan bubur manado. Minuman  dan makanan penutup yang disediakan yaitu beragam jus buah dan ice cream. Produk juga dapat dipesan untuk dimakan di tempat ataupun di bawa pulang.

2.        Harga (Price)
Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, tentunya disesuaikan dengan bahan dan biaya variabelnya. Tetapi walaupun dijual dengan harga yang murah, kualitas makanan tetap diutamakan baik dari segi bahan baku, rasa, serta cara penyajian, sehingga konsumen tidak kecewa dan tetap bisa merasa puas. Juga dalam satu menu ada yang mempunyai 2 (dua) pilihan harga, sehingga membuat konsumen bisa mencoba berbagai macam menu dengan harga yang sangat terjangkau.

Berikut harga dari setiap menu yang ada:
NO
DAFTAR MENU
HARGA
SMALL
LARGE
1
PISANG KEJU
RP. 5.000
RP.10.000
2
BATAGOR
RP. 5.000
RP.10.000
3
PIZZA
-
RP. 15.000
4
MIE PANGSIT
-
RP. 7.000
5
BUBUR MANADO
-
RP. 6.000
6
JUS BUAH NAGA
-
RP. 15.000
7
JUS TOMAT
-
RP. 8.000
8
JUS WORTEL
-
RP. 8.000
9
ICE CREAM
RP. 5.000
RP.10.000



3.      Tempat (Place)
Lokasi usaha “Caffe Linelean” ini sendiri berlokasi di Jl. Linelean, Manado, Sulawesi Utara. Lokasi cukup strategis untuk membuat usaha “Caffe Linelean” ini cepat untuk dikenal oleh calon pelanggan, walaupun letaknya tidak berada dijalan uatama tetapi karena berada ditengah-tengah komplek, sehingga mudah untuk dijangkau oleh para konsumen.

4.      Promosi (Promotion)
Dalam melakukan promosi kami menggunakan promosi secara online supaya orang-orang mengetahui dan menyadari adanya keberadaan usaha ini yaitu dengan memakai social media seperti facebook, instagram sebagai alat untuk melakukan promosi karena hanya bermodalkan smartphone dan kuota internet.

3.2         SEGMENTASI PASAR
Segmen yang dijangkau dilihat 2 (faktor) berikut:
a)    Demografi
Berdasarkan demografi “Caffe Linelean” menyasar segmen kalangan anak sekolah, dan masyarakat disekitar.
b)   Segmentasi Psikografis, “Caffe Linelean” menyasar kelas sosial bawah, menengah dan atas.

3.3         STRATEGI  PEMASARAN
Agar supaya produk yang dijual bisa cepat dikenal oleh orang-orang, dan agar konsumen tertarik untuk datang maka perlu dilakukan strategi dalam memasarkan produk. Berikut merupakan strategi pemasaran yang dilakukan oleh “Caffe Linelean”:
·           Menerapkan strategi pemasaran dari mulut ke mulut.
Salah satu strategi pemasaran yang paling ampuh untuk meyakinkan customer adalah dari mulut ke mulut. Karena ketika kita mampu memberikan yang terbaik pada customer, maka satu customer akan menjadi loyal dan menyebarkan berita bagus tentang produk kita kepada customer-customer lain disekitarnya. Selain hal tersebut, gaya pemasaran ini juga tidak membutuhkan budget yang besar. Karena sifatnya yang lisan.
·           Secara Online
Meski masih tergolong bisnis kecil dan dilakukan di rumah, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan promosi secara online di social media seperti (facebook, twiter, instagram, path dan blog) Karena promosi secara online sangat penting dalam era teknologi modern saat ini. Dan karena informasi lebih cepat tersebar. Juga karena sebagian besar orang-orang sudah memakai smartphone sehingga orang-orang dari luar bisa jadi tertarik untuk datang dan mecoba karena melihat gambar atau menu yang ada.

IV.        ANALISA SWOT
Setiap kegiatan untuk memulai usaha, harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT:
1.        Strength (kekuatan)
Kekuatan dari produk ini ialah :
a.    Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat
b.    Variasi menu makanan yang variatif untuk menarik konsumen
c.    Bahan produk yang terjamin dan higienis.
d.   Cara penyajiannya yang unik
e.    Harga yang terjangkau
f.     Pelayanan yang ramah, hal ini dapat meningkatkan keloyalan konsumen dan sebagai media promosi karena promosi yang paling baik adalah melalui mulut ke mulut, jika pelanggan puas dengan produk yang ditawarkan ditambah dengan pelayanan yang memuaskan maka cenderung untuk mengajak relasi lainnya.   
2.        Weakness (kelemahan)
Kelemahan dari produk ini ialah :
a.    Mudah ditiru
3.        Opportunity (peluang)
Peluangnya ialah:
a.    Tempat strategis
b.    Tempat yang nyaman
c.    Usaha ini masih primadona karna baru pertama ada didaerah tersebut.
4.        Threath (ancaman)
a.    Munculnya kompetitor baru di bidang usaha yang sama karena usaha ini merupakan usaha baru dan relatif mudah untuk ditiru

V.           KESIMPULAN
“Caffe Linelean” ini memang merupakan usaha rumahan yang baru mulai dirintis, Usaha ini bisa terus berjalan sampai saat ini ternyata tidak hanya sekedar berjalan mengikuti arus tetapi banyak hal yang harus dilakukan agar supaya usaha ini bisa tetap berjalan, maka owner (pemilik) usaha memperhatikan berbagai hal seperti, bagaimana menciptakan produk yang bisa unggul ditengah masyarakat, memperhatikan proses operasional, menganalisa 4P (product, price, place, promotion), melakukan segmentasi pasar, menganalisa SWOT, dan yang terakhir yaitu bagaimana melakukan strategi pemasaran.